PEMIKIRAN ABDULLAH NASHIH ULWAN DAN ZAKIAH DARADJAT TENTANG PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK DAN RELEVANSINYA DI ERA KONTEMPORER
Keywords:
Pemikiran, Pendidikan Agama Islam, Anak, Abdullah Nashih Ulwan, Zakiah Daradjat, Kontemporer.Abstract
Pendidikan agama Islam pada anak merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter dan kepribadian Islami sejak dini. Tokoh pemikir Islam seperti Abdullah Nashih Ulwan dan Zakiah Daradjat memiliki pandangan signifikan mengenai pengembangan pendidikan agama anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pemikiran keduanya serta mengevaluasi relevansinya di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan dari karya utama kedua tokoh dan literatur ilmiah relevan yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan secara komparatif terhadap prinsip dasar, pendekatan pendidikan, serta peran keluarga dan pendidik. Hasil menunjukkan bahwa Ulwan menekankan pendekatan normatif-teologis berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, dengan keluarga sebagai pusat utama pendidikan. Sementara itu, Daradjat mengedepankan pendekatan psikologis yang kontekstual, menyesuaikan metode pendidikan agama dengan tahapan perkembangan anak. Sinergi kedua pendekatan ini dapat membentuk model pendidikan agama Islam yang holistik, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam serta praktik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pemikiran Ulwan dan Daradjat dapat menjadi landasan strategis dalam merancang pendidikan agama yang seimbang antara nilai normatif dan pendekatan psikologis.



