Peran Kepemimpinan Adaptive Quality dalam Meningkatkan Daya Saing Akreditasi Perguruan Tinggi
Keywords:
Akreditasi perguruan tinggi, budaya institusional, Kepemimpinan adaptif, kualitas mutu.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan adaptive quality dalam meningkatkan daya saing akreditasi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Abror Al Robbaniyyin. Fenomena yang dikaji berfokus pada respons kepemimpinan terhadap dinamika regulasi akreditasi, budaya mutu internal, dan partisipasi sivitas akademika dalam proses transformasi institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan delapan informan kunci, termasuk ketua STAI, kepala LPM, ketua program studi, dan dosen senior, serta melalui observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap lima tema utama: kepemimpinan reflektif, visi perubahan budaya, narasi inspiratif, pengelolaan ambiguitas regulasi, dan keselarasan nilai pribadi dengan visi institusional. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptive quality berkontribusi dalam menciptakan budaya mutu yang partisipatif, adaptif, dan kontekstual. Penelitian ini memperluas pemahaman tentang teori kepemimpinan adaptif dalam konteks pendidikan tinggi berbasis keagamaan dan memberikan rekomendasi praktis bagi penguatan sistem akreditasi institusi. Penelitian lanjutan disarankan dilakukan pada lembaga sejenis dengan pendekatan lintas studi untuk memperkuat validitas temuan secara kontekstual dan komparatif.





