Kepemimpinan Berbasis Al-Qur’an dalam Membentuk Karakter Santri di Pesantren Al Muqoddasah Ponorogo
Keywords:
Kepemimpinan berbasis Al-Qur'an, Karakter santri, PesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik kepemimpinan Qur'ani dalam konteks pendidikan karakter, mengidentifikasi nilai-nilai Qur'ani yang dominan, serta menganalisis efektivitas strategi kepemimpinan dalam merespons tantangan era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dengan salah satu pengajar dan alumni pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan KH. Hasan berpegang pada prinsip-prinsip Qur'ani, meliputi keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian (berdikari), ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi doktrin, tetapi diterapkan secara konkret melalui keteladanan, pembiasaan nilai dalam rutinitas harian, dan integrasi nilai-nilai tersebut ke dalam kurikulum pesantren. Studi ini juga menemukan bahwa lingkungan pesantren yang terstruktur, figur pemimpin yang transformatif, serta strategi literasi digital Islami menjadi faktor kunci dalam membangun ketahanan moral santri. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan berbasis Al-Qur'an tidak hanya relevan, tetapi juga sangat efektif dalam membentuk karakter santri yang berintegritas tinggi. Santri yang dididik dengan model ini terbukti mampu beradaptasi secara cerdas terhadap perkembangan zaman, sembari tetap teguh dalam nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, model kepemimpinan ini dapat dijadikan acuan penting dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan Islam kontemporer yang holistik dan transformatif.
References
Asdlori. (2023). Pendidikan Islam sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan: Peran Sistem Pendidikan Pesantren dalam Implementasi SDGs. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 6(1), 124–130. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v6i1.2530
Ayuni, R. D., Hayat, M. A., Apriliyanti, R., Basrahil, R., & Rico. (2024). Membangun Kesadaran Tentang Dampak Penggunaan Media Sosial melalui Literasi Digital di Pondok Pesantren Banjarbaru. JMM: Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(5), 4678–4691. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v8i5.26224
Dewantara, M. I., Ibad, M. N., & Anurogo, D. (2025). Islamic Boarding School Education: Patterns of Da’i Santri Character Building in Digital Era. Al Burhan Journal, 5(1), 177–186. https://doi.org/https://doi.org/10.58988/jab.v5i1.406
Efendi, A., Zahid, R. A., Makhfud, & Fajar, A. S. M. (2023). Peningkatan Perilaku Sosial Santri melalui Peran Wali Asuh di Pesantren. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 3(2), 199–208.
Hakim, L., Mustaqim, M., & Hadi, A. (2024). Analyzing the Ideal Leadership of Prophet Yusuf in the Quran: Relevance to Transformational Leadership Theory. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 9(1). https://doi.org/https://doi.org/10.22373/tafse.v9i1.23283
Harahap, M., Putra, A. A., Siregar, L. M., & Permatasari, D. I. (2024). Penguatan Spirit Ukhwah Wathaniyah Santri Melalui Sifat Uswatun Hasanah Pendidik. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 21(01), 499–511. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah. V20i2.956
Nisa, D., Aimah, S., & Fakhruddin, F. M. (2024). Pesantren Transformation in The Digital Era: Solution or Threat for Islamic Education. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 05(02), 247–260. https://doi.org/https://doi.org/10.32478/leadership.v5i2.2712
Nurazizah, A., Rukajat, A., & Ramdhani, K. (2022). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Milenial. PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengembangan Pembelajaran, 5(3), 361–372. https://doi.org/10.31604/ptk.v5i3.361-372
Nurhadi, & Rahman, A. (2020). Konsep Pendidikan Akhlak, Moral, dan Karakter dalam Islam. Bogor: Guepedia.
Palah, M., & Maryono, D. (2024). Peran Santri dalam Pengelolaan Media Sosial Berbasis Digitalisasi pada Pondok Pesantren Muhtarul Huda. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), 116–131. https://doi.org/10.38204/atrabis.v10i1.1895
Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods. Sage Publications.
Rohdiana, F., Suhartono, & Marlina. (2023). Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri pada Pondok Pesantren Darussalamah. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 15–24. https://doi.org/10.30599/jpia.v10i1.1843
Rokim, M., & Husni, K. M. (2025). Pendidikan Karakter Santri di Era Digital: Studi Peran Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha Sepanjang Gondanglegi Malang. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(1), 387–395.
Sanusi, I., Suhartini, A., Nurhakim, H. Q., Nuraeni, U., & Muhammad, G. (2024). Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.29313/masagi.v1i1.3523
Sodik, M., Syayidah, L. N., & Isma, L. N. (2024). Peningkatan Kapasitas Pembelajaran Santri melalui Literasi Digital dan Pemanfaatan Media Sosial di Pondok Pesantren. JPMD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desa, 5(2), 127–139. https://doi.org/https://doi.org/10.58401/jpmd.v5i2.1436
Tamam, B., Isomuddin, M., Istifadah, Muadin, A., & Usriyah, L. (2022). Perspektif Kepemimpinan Qur’ani pada Varian Pesantren Terintegrasi. MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management, 1(1), 107–130. https://doi.org/10.35719/managiere.v1i1.1436
Thohri, M. (2022). Islamic School Leadership Model: The Challenge in Digital Era. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(1), 225–232. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1939
Tongco, M. D. C. (2007). Purposive Sampling as a Tool for Informant Selection. Ethnobotany Research and Applications, 5(1), 147–158.
Zahroh, S. F. (2024). Peran Lingkungan Pesantren dalam Membentuk Karakter Religius Santri: Studi Kasus di Ponpes Al‑Hasani Pontianak. Edukais, 8(1), 69–80.






