PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERKONTEKS DIGITAL GAMIFICATION NUANCE TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMPN 1 TIGO NAGARI
Keywords:
Literasi Matematis; Pembelajaran Berbasis Masalah; Gamifikasi Digital; Aritmatika Sosial; Kurikulum Merdeka.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) berkonteks Digital Gamification Nuance terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas VII SMPN 1 Tigo Nagari pada materi Aritmatika Sosial. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel terdiri atas 64 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (n = 32, Kelas VII-A) dan kelas kontrol (n = 32, Kelas VII-B). Data dikumpulkan melalui instrumen tes literasi matematis berbasis HOTS kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata post-test kelas eksperimen (92,25) jauh melampaui kelas kontrol (73,00), dengan N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,82 (kategori tinggi) dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,35 (kategori sedang). Uji T menghasilkan t-hitung = 20,257 dengan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05 dan Cohen's d = 5,06 (efek sangat besar), sehingga H₀ ditolak. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi konteks gamifikasi digital dalam model PBM secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa dan relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
References
Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.
APJII. (2023). Laporan survei pengguna internet Indonesia 2022–2023. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.
Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: An approach to medical education. Springer.
Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. American Educational Research Association.
Kemdikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Kemdikbudristek RI.
Nugroho, A. A., & Zanthy, L. S. (2021). Analisis kemampuan literasi matematis siswa SMP dalam materi aritmatika sosial. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 442–451. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.512
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Pertiwi, C. M., & Retnawati, H. (2020). Is mathematical literacy an important thing in mathematics learning? Journal of Physics: Conference Series, 1581(1), 012044. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1581/1/012044
Pusmenjar Kemdikbudristek. (2023). Rapor pendidikan Indonesia 2023: Rangkuman asesmen nasional. Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kemdikbudristek.
Sari, D. P., & Rahardjo, S. (2022). Pemanfaatan konteks digital dalam pembelajaran matematika SMP: Sebuah kajian sistematis. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 7(2), 88–99. https://doi.org/10.26737/jpmi.v7i2.xxxx
Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. In J. P. Mestre & B. H. Ross (Eds.), Psychology of learning and motivation (Vol. 55, pp. 37–76). Academic Press.







