Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase Dengan Bahan Alam

Authors

  • Karliana Bin Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur Author

Keywords:

motorik halus; anak usia dini; kolase; bahan alam; kajian literatur

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase dengan bahan alam berdasarkan analisis penelitian yang relevan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menelaah 30 artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi periode 2020–2025, bersumber dari Google Scholar, Portal Garuda, dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan kolase bahan alam secara konsisten terbukti efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak, mencakup koordinasi tangan-mata, pincer grasp, ketepatan menempel, dan ketelitian, dengan rata-rata peningkatan 40–55 persen poin dari kondisi awal hingga akhir intervensi. Kajian ini bermanfaat bagi guru PAUD, kepala sekolah, dan peneliti dalam merancang program pembelajaran motorik halus berbasis bahan alam yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis sistematis 30 artikel terbaru (2020–2025) yang mengidentifikasi lima faktor keberhasilan utama kegiatan kolase bahan alam di lembaga PAUD Indonesia.

References

Akollo, J. G., Tarumasely, Y., dan Surur, M. (2023). Meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui teknik kolase berbahan loleba. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 358–373.

Azizah, I., dan Abd Jabar, C. S. (2023). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui metode demonstrasi pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1733–1744.

Chasanah, U., dan Pratama, H. (2022). Pengembangan motorik halus melalui kegiatan kolase pada pola gambar kelinci dengan media daun kering. Jurnal Jendela Bunda PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 10(2), 1–8.

Darmiatun, S., dan Mayar, F. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kolase dengan menggunakan bahan bekas pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 247–257.

Dewi, A. P., dan Hartati, S. (2023). Efektivitas kegiatan kolase terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 953–960.

Dewi, L. A. P., Jampel, I. N., dan Antara, P. A. (2020). Pengaruh teknik kolase terhadap kemampuan motorik halus anak pada kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 8(1), 45–52.

Dwi Egidia, N., dan Agusniatih, A. (2023). Pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus anak di kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Kota Palu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 374–386.

Fitriyah, Q. F., Purnama, S., Febrianta, Y., Suismanto, S., dan Aziz, H. (2021). Pengembangan media busy book dalam pembelajaran motorik halus anak usia 4–5 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 719–727.

Harianja, J., Siregar, R., dan Lubis, J. N. (2023). Upaya meningkatkan motorik halus melalui kegiatan mewarnai di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 1–12.

Isnaini, R., dan Katoningsih, S. (2022). Problematics of improving fine motor abilities of children age 5–6 years. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 4(1), 58–64.

Linda, S., dan Suryana, D. (2020). Pengaruh stencil print dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1399–1407.

Mayar, F., Fitri, R. A., Isratati, Y., Netriwinda, N., dan Rupnidah, R. (2022). Analisis pembelajaran seni melalui finger painting pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2795–2801.

Najwa, N., Intisari, I., dan Amri, N. A. (2023). Meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan menggunakan media bahan alam di TK Aisyiyah Talamangape. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan, 1(4), 284–289.

Ndolan, Y., Zuama, S. N., Akbar, M., dan Agusniatih, A. (2025). Pengaruh kegiatan kolase berbahan bekas terhadap kemampuan motorik halus anak. Jurnal Ilmiah Potensia, 10(2), 262–271.

Noor, T. R. (2023). Optimalisasi aktivitas pengembangan motorik halus anak usia dini usia 3–4 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4336–4348.

Novitasari, Y., dan Fauziddin, M. (2022). Analisis hambatan perkembangan motorik halus anak usia dini dan solusi penanganannya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2341–2349.

Nurjanah, D. Y., Wulandari, R. S., dan Novitasari, L. (2021). Peningkatan kemampuan motorik halus dalam persiapan menulis melalui kegiatan kolase. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1–12.

Oktafiani, A., dan Rakimahwati, R. (2023). Penerapan kegiatan meronce dalam mengembangkan kemampuan motorik halus di lembaga PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2257–2262.

Padillah, P., Firdayani, T., Jaya, M. P. S., dan Febriyanti, F. (2023). Pengaruh kegiatan kolase terhadap motorik halus anak berbasis alam. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(5), 3124–3130.

Pradiptya, I. N., dan Kristiana, D. (2023). Kegiatan bermain kolase menggunakan bahan alam (daun kering) untuk menstimulasi aspek perkembangan motorik halus pada anak usia 3–4 tahun. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 200–213.

Pura, D. N., dan Asnawati. (2020). Perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kolase media serutan pensil. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 131–140.

Sanenek, A. K., Nurhafizah, N., Suryana, D., dan Mahyuddin, N. (2023). Analisis pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1391–1401.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: PT Alfabeta.

Suryana, E., Hamdani, M. I., Bonita, E., dan Harto, K. (2022). The golden age: Perkembangan anak usia dini dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 218–228.

Tabun, N. L., Maureen, I. Y., Saroinsong, W. P., dan Khotimah, N. (2024). Pengaruh penerapan metode project based learning dan media playdough terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 636–648.

Usman, R., Nirmala, B., dan Amrullah. (2025). Peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase bahan alam. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1–12.

Wahyuni, S., Kuswandi, A. A., Nurjanah, N., Nurhayati, N., Dedah, A., dan Rohmah, A. S. (2024). Meningkatkan keterampilan motorik halus dengan media kolase pada anak usia dini. Social Community Engagement Sustainable Development, 1(1), 68–76.

Wandi, Z. N., dan Mayar, F. (2020). Analisis kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini melalui kegiatan kolase. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 351–358.

Winata, E. Y. (2023). Perkembangan motorik halus pada anak usia dini pasca pembelajaran daring pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7755–7762.

Wirdalena, S. Y., dan Mayar, F. (2022). Pengembangan bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak berbasis pendekatan tematik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7242–7252.

Yusuf, R. N., Al Khoeri, N. S. T. A., Herdiyanti, G. S., dan Nuraeni, E. D. (2023). Urgensi pendidikan anak usia dini bagi tumbuh kembang anak. Plamboyan Edu, 1(1), 37–44.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase Dengan Bahan Alam. (2026). Az-Zaida: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(5), 10-30. https://albaayaninstitute.org/index.php/azzaida/article/view/654

Similar Articles

11-20 of 88

You may also start an advanced similarity search for this article.