Pandangan Masyarakat Terhadap Perkembangan Islam di Tanah Pakpak

Authors

  • Asep Achamd Hidayat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Usman Supendi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Irfan S Berutu Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

Pandangan Masyarakat, Perkembangan Islam, Tanah Pakpak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perkembangan Islam di tanah Pakpak melalui setiap pandangan masyarakat yang berbeda dan juga melalui sumber-sumber yang ada. Pembahasan ini berangkat dari tentang Pandangan masyarakat terhadap perkembangan Islam di tanah Pakpak sejak zaman dahulu sampai saat ini yang dimana dikatakan beberapa sumber Islam berkembang di Tanah Pakpak tidak lepas dari beberapa jalur sebagai penyebar Islam di tanah Pakpak antara lain yaitu Barus, Aceh, Minang dan dikembangkan beberapa tokoh ulama pada saat itu. Penelitian ini diperoleh dari pendekatan deskriptif kualitatif yaitu metode pengumpulan data dengan wawancara dan menghasilkan sumber yang relevan sesuai dengan objek dalam fenomona penelitian sehingga dapat menghasilkan hasil wawancara dari beberapa narasumber lebih kuat dengan keabsahan data, hasil penelitian melalui wawancara menghasilkan bahwa setiap masyarakat yang memberi pandangannya terhadap perkembangan Islam pada daerah Tanah Pakpak hanya berbeda sedikit dalam sistem pemahaman mereka dan di antaranya kebanyakan dari mereka mengatakan Islam di tanah Pakpak saat ini sudah berkembang dan perkembangan itu tidak boleh sampai menghilangkan kultur budaya dalam suatu daerah.

References

Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

J. Boang Manalu, Pernyataan, P. P. C. S. (2008). Pendidik Misionaris dan Motivator. Gunung Mulia.

Khoiri Nispul, Hidayat, Z. dan A. K. (2013). Penetrasi Perkembangan Islam di Pakpak: Relasi Sosial Umat Beragama Di Sumatera Utara Studi Empiris Minoritas dan Mayoritas. UIN Sumatera Utara.

Limbong, M. (2010). Migrasi Orang Batak di Sidikalang (1964-1985).

M. Fadlan Ridho Harahap. (2011). Peranan Raj Koser Maha dalam Sejarah Perkembangan Islam di Pakpak Dairi. UIN Sumatera Utara.

Nurislam, D. H. (2020). KONSERVASI LINGKUNGAN HIDUP MENURUT AL-QUR’AN (Studi Tafsir Tematik). In Jurnal Ilmu Pendidikan (Vol. 7, Issue 2). Institut Agama Islam Ponorogo.

Purba, H. (2020). Perkembangan Pendidikan Islam DI Dairi Sumatera Utara. Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pembangunan Panca Budi.

Retnowati, P. (2018). Agama, Konflik dan Integrasi Sosial Refleksi Kehidupan Beragama di Indonesia: Belajar dari Komunitas Situbondo Membangun Integrasi Pasca Konflik. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(1), 2. https://doi.org/10.20414/sangkep.v1i1.603

Simanjuntak, B. A. (2006). Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Hingga 1945. Yayasan Obor Indonesia.

Soekmono. (1973). Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Kanisius.

Sulaiman, M. M. (2020). Pemikiran Pluralisme Agama Muhammad Dawam Rahardjo (Tahun 1970-2015). Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Downloads

Published

2025-07-29

How to Cite

Pandangan Masyarakat Terhadap Perkembangan Islam di Tanah Pakpak. (2025). As-Sahla : Journal Of Islamic Studies, 1(1), 19-35. https://albaayaninstitute.org/index.php/assahla/article/view/160

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.