KONSEP MAHAR DALAM AL-QUR’AN DAN KEDUDUKANNYA DALAM PERNIKAHAN ISLAM

Authors

  • Tsabita Salsabila Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author
  • Fikri Hidayat el-Izat Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author

Keywords:

Mahar, Al-Qur’an, Pernikahan Islam, Hak Perempuan.

Abstract

Mahar merupakan elemen penting dalam pernikahan menurut Islam yang memiliki landasan kuat dalam Al-Q’an. Konsep mahar tidak hanya dipahami sebagai pemberian material kepada wanita, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan, tanggung jawab, serta kesungguhan seorang laki-laki dalam membangun keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep mahar dalam Al-Qur’an serta menjelaskan kedudukannya dalam pernikahan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan mahar serta pendapat para ulama tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menetapkan mahar sebagai hak penuh perempuan yang harus diberikan dengan kerelaan tanpa adanya paksaan. Mahar juga berfungsi sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan serta bagian dari kesempurnaan akad nikah, meskipun tidak termasuk rukun pernikahan. Dengan demikian, pemahaman yang tepat mengenai konsep mahar dalam Al-Qur’an dapat memberikan pandangan yang lebih proporsional mengenai kedudukannya dalam pernikahan Islam.

References

Ichrom, Nur Rofik Muhamad, Akmal Bashori, Intan Martha Nazzilla,

Hisna Aulia Maghfiroh, Radit Rahmazaky, dan Putra Zaki A. “Hukum

Pernikahan dalam Islam.” Al-Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam 9, no. 1

(2024): 33–37.

Kafi, Abd. “Mahar Pernikahan dalam Pandangan Hukum dan

Pendidikan Islam.” Jurnal Paramurobi 3, no. 1 (2020).

Anwar, Miftakhul. “Mahar dalam Hukum Islam dan Maqasid Syariah:

Studi Fenomena Mahar Unik di Yogyakarta.” Jurnal Mediasas: Media Ilmu

Syari’ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah 7, no. 2 (2024): 781–797.

Hidayana, Fitratul. Pandangan Hukum Islam terhadap Penarikan

Kembali Harta Seserahan Pasca Perceraian (Studi Kasus Menurut Adat Sunda

di Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis). Skripsi.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2015.

Mrd, Misbah. “Konsep Mahar dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dalam

Masa Kekinian.” Al Fawatih: Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Hadis 5, no. 1

(2024): 123–133.

Ghofur, Muhammad Abdul. Mahar dalam Al-Qur’an: Tinjauan Semantik

Toshihiko Izutsu. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Jakarta, 2024.

Ridwan, M. (2020). Kedudukan Mahar dalam Perkawinan. Jurnal

Perspektif, 13(1), 43-… . Balai Diklat Keagamaan Palembang.

Maki, Hud Leo Perkasa, Eka Nuraini, dan Endah Wahyu Ningsih.

“Kedudukan dan Hikmah Mahar dalam Perkawinan.” Syakhshiyyah: Jurnal

Hukum Keluarga Islam 2, no. 2 (Desember 2022): 137–149.

M. Saifudin Hakim, “Fatwa Ulama: Mahar, Hak Siapa?”, Muslim.or.id,

26 Mei 2025.

Tim Redaksi Istiqlal. “Kajian Jumat: Mahar, Pemberian Terbaik untuk

Istri.” Masjid Istiqlal. Diakses 13 Maret 2026.

Kedudukan dan Hikmah Mahar dalam Pernikahan. ASAS: Jurnal

Politik, Hukum dan Ekonomi Islam

8, no. 2 (2016).

https://doi.org/10.24042/asas.v8i2.1245.

Aurellia, Anindyadevi. “Hukum dan Syarat Sah Mahar dalam

Pernikahan Islam, Serta Larangannya.” detikHikmah, 30 April 2025.

Kedudukan Mahar dalam Pernikahan Islam.” Reflection: Jurnal Kajian

Agama dan Sosial.

Downloads

Published

2026-04-17

How to Cite

KONSEP MAHAR DALAM AL-QUR’AN DAN KEDUDUKANNYA DALAM PERNIKAHAN ISLAM. (2026). Al-Kalimantan: Jurnal Kajian Keislaman, 3(3), 354-359. https://albaayaninstitute.org/index.php/alkalimantan/article/view/625

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 45

You may also start an advanced similarity search for this article.