KONSEP PERCERAIAN DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN AHKAM AL-QUR’AN TERHADAP TALAK, RUJUK, DAN KHULUK

Authors

  • Dewi Khaerun Nisa' Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author
  • Fikri Hidayat El Izat Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author

Keywords:

Perceraian, Talak, Rujuk, Khuluk, Ahkam Al-Qur’an.

Abstract

Perceraian merupakan salah satu persoalan yang diatur dalam hukum keluarga Islam ketika kehidupan rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan secara harmonis. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam memberikan pedoman mengenai tata cara dan ketentuan perceraian agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perceraian dalam Al-Qur’an melalui pendekatan Ahkam al-Qur’an, khususnya yang berkaitan dengan talak, rujuk, dan khuluk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an serta penafsiran para ulama yang berkaitan dengan hukum perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengatur perceraian secara sistematis dengan menekankan prinsip keadilan, tanggung jawab, dan keseimbangan hak antara suami dan istri. Talak memberikan hak kepada suami untuk mengakhiri perkawinan sesuai dengan ketentuan syariat, rujuk memberikan kesempatan bagi pasangan untuk memperbaiki hubungan selama masa iddah, sedangkan khuluk memberikan hak kepada istri untuk mengajukan perceraian dengan memberikan kompensasi tertentu kepada suami. Ketentuan-ketentuan tersebut menunjukkan bahwa perceraian dalam Islam tidak hanya dipahami sebagai pemutusan hubungan pernikahan, tetapi juga sebagai mekanisme penyelesaian konflik rumah tangga yang tetap memperhatikan kemaslahatan dan keadilan bagi kedua belah pihak.

References

Al-Qattan, Manna’. Mabahith fi ‘Ulum al-Qur’an. Kairo: Maktabah Wahbah, 2000.

Al-Qurtubi. Al-Jami‘ li Ahkam al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2006.

Al-Suyuti, Jalaluddin. Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2004.

Al-Syafi‘i. Ahkam al-Qur’an. Dihimpun oleh Abu Bakr Ahmad bin al-Husayn al-Bayhaqi, tahqiq ‘Abd al-Ghani ‘Abd al-Khaliq. Beirut: Dar Ihya’ al-‘Ulum, 1990.

Al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

NU Online. Al-Qur’an dan Terjemahannya. https://quran.nu.or.id. Diakses 9 Maret 2026.

Saragih, Taufiq Fathur Rouzie, Sahmiar Pulungan, dan Adlin Budhiawan. “Hukum Nafkah Mut’ah dan Idah Istri dalam Perkara Khuluk (Analisis Terhadap SEMA No. 3 Tahun 2018 tentang Pemberian Nafkah Idah dan Mut’ah pada Perkara Cerai Gugat).” Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam 10, no. 1 (April 2022).

Sujana, Ratno Asep, dan Hani Sholihah. “Talak dan ‘Iddah Menurut Fiqh dan Kompilasi Hukum Islam (KHI).” An-Nahdliyyah: Jurnal Studi Keislaman Vol. 1, No. 2, 2022.

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

KONSEP PERCERAIAN DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN AHKAM AL-QUR’AN TERHADAP TALAK, RUJUK, DAN KHULUK. (2026). Al-Kalimantan : Jurnal Kajian Keislaman, 3(3), 286-295. https://albaayaninstitute.org/index.php/alkalimantan/article/view/607

Similar Articles

1-10 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.