HISTORI PEMALSUAN HADIS: ANALISIS FAKTOR DAN RESPONS ULAMA
Keywords:
Ḥadis Mawdu’, Sejarah, Faktor, Tanggapan ‘Ulama’Abstract
Fenomena ḥadīth mawḍū‘ (ḥadīth palsu) menjadi salah satu ancaman serius terhadap integritas khazanah hadis sejak masa awal perkembangan islam. latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya penyebaran riwayat palsu dengan berbagai motif politik, ideologis, dan sosial yang mengakibatkan terdistorsinya autentisitas sunah nabi. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara historis kemunculan ḥadīth mawḍū‘, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi pemalsuannya, serta menjelaskan respons dan strategi para ulama dalam menanggulanginya. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, memanfaatkan data primer berupa kitab-kitab ulum al-hadith serta karya ulama klasik, dan data sekunder berupa buku ilmiah serta artikel akademik. analisis dilakukan melalui kajian historis dan deskriptif-analitis. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan ḥadīth bermula dari dinamika sosial-politik dalam sejarah islam, terutama pada masa kekhalifahan ‘alī bin abī ṭālib, serta berkembang akibat fanatisme mazhab, infiltrasi kelompok zindiq, dan motif ekonomi maupun spiritual. para ulama menanggapi fenomena ini dengan membangun metodologi verifikasi hadis yang ketat, seperti ilmu jarḥ wa ta‘dīl, kritik sanad dan matan. kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa upaya ulama dalam menjaga keaslian hadis merupakan fondasi penting bagi otoritas sunah dan keberlanjutan studi hadis. temuan penelitian ini berimplikasi pada perlunya kewaspadaan ilmiah terhadap penyebaran riwayat palsu dalam literatur maupun ruang digital kontemporer.
References
Abdullah, Sejarah Ḥadīth Mawdu’ Dalam Mustalahul Ḥadīth, Jurnal Keislaman, Vol. 1, No. 1, Maret
Idris Siregar Al-Hafizh, Ulumul Ḥadīth, Medan Sunggal: CV. Merdeka Kreasi Group, 2022
Ma’ani Arifatul, Pemahaman Kritis Terhadap Ḥadītht Palsu Dalam Studi Islam, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Komputer dan Sains Vol 1, No 1, November 2023, 112-121
Idri, dkk, studi ḥadīth, surabaya: UIN sunan ampel press, 2014
Novera Melia, Permasalahan Seputar Ḥadīth Mawdu’, Dirayah : Jurnal Ilmu Ḥadīth Vol. 2 No. 02 / April 2022
Choirul Anam Mohammad, dkk, The History of False Hadiths Sejarah Periwayatan Ḥadītht Palsu, AL-FATIH: Jurnal Studi Islam, Vol.10, No. 1, Juni 2022
Muḥammad ibn Ismāʿīl Abū ʿAbd Allāh al-Bukhārī al-Juʿfī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Dār Ṭawq al-Najāh, Juz 8, 1422 H
Muḥammad ibn Ismāʿīl Abū ʿAbd Allāh al-Bukhārī al-Juʿfī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Dār Ṭawq al-Najāh, Juz 1, 1422 H
Rabiatul Aslamiah, Ḥadīth Maudhu Dan Akibatnya, Alhiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah Vol. 04 No. 07 Januari-Juni 2016
Zarkasih, pengantar studi ḥadīth, Yogyakarta: Aswaja Pressindo



