HISTORI PEMALSUAN HADIS: ANALISIS FAKTOR DAN RESPONS ULAMA

Authors

  • Roul Hoiron Albary STAIDA BANGKALAN Author

Keywords:

Ḥadis Mawdu’, Sejarah, Faktor, Tanggapan ‘Ulama’

Abstract

Fenomena adīth mawū‘ (ḥadīth palsu) menjadi salah satu ancaman serius terhadap integritas khazanah hadis sejak masa awal perkembangan islam. latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya penyebaran riwayat palsu dengan berbagai motif politik, ideologis, dan sosial yang mengakibatkan terdistorsinya autentisitas sunah nabi. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara historis kemunculan adīth mawū‘, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi pemalsuannya, serta menjelaskan respons dan strategi para ulama dalam menanggulanginya. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, memanfaatkan data primer berupa kitab-kitab ulum al-hadith serta karya ulama klasik, dan data sekunder berupa buku ilmiah serta artikel akademik. analisis dilakukan melalui kajian historis dan deskriptif-analitis. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan ḥadīth bermula dari dinamika sosial-politik dalam sejarah islam, terutama pada masa kekhalifahan ‘alī bin abī ṭālib, serta berkembang akibat fanatisme mazhab, infiltrasi kelompok zindiq, dan motif ekonomi maupun spiritual. para ulama menanggapi fenomena ini dengan membangun metodologi verifikasi hadis yang ketat, seperti ilmu jar wa ta‘dīl, kritik sanad dan matan. kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa upaya ulama dalam menjaga keaslian hadis merupakan fondasi penting bagi otoritas sunah dan keberlanjutan studi hadis. temuan penelitian ini berimplikasi pada perlunya kewaspadaan ilmiah terhadap penyebaran riwayat palsu dalam literatur maupun ruang digital kontemporer.

References

Abdullah, Sejarah Ḥadīth Mawdu’ Dalam Mustalahul Ḥadīth, Jurnal Keislaman, Vol. 1, No. 1, Maret

Idris Siregar Al-Hafizh, Ulumul Ḥadīth, Medan Sunggal: CV. Merdeka Kreasi Group, 2022

Ma’ani Arifatul, Pemahaman Kritis Terhadap Ḥadītht Palsu Dalam Studi Islam, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Komputer dan Sains Vol 1, No 1, November 2023, 112-121

Idri, dkk, studi ḥadīth, surabaya: UIN sunan ampel press, 2014

Novera Melia, Permasalahan Seputar Ḥadīth Mawdu’, Dirayah : Jurnal Ilmu Ḥadīth Vol. 2 No. 02 / April 2022

Choirul Anam Mohammad, dkk, The History of False Hadiths Sejarah Periwayatan Ḥadītht Palsu, AL-FATIH: Jurnal Studi Islam, Vol.10, No. 1, Juni 2022

Muḥammad ibn Ismāʿīl Abū ʿAbd Allāh al-Bukhārī al-Juʿfī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Dār Ṭawq al-Najāh, Juz 8, 1422 H

Muḥammad ibn Ismāʿīl Abū ʿAbd Allāh al-Bukhārī al-Juʿfī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Dār Ṭawq al-Najāh, Juz 1, 1422 H

Rabiatul Aslamiah, Ḥadīth Maudhu Dan Akibatnya, Alhiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah Vol. 04 No. 07 Januari-Juni 2016

Zarkasih, pengantar studi ḥadīth, Yogyakarta: Aswaja Pressindo

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

HISTORI PEMALSUAN HADIS: ANALISIS FAKTOR DAN RESPONS ULAMA. (2025). Al-Kalimantan : Jurnal Kajian Keislaman, 2(2), 23-32. https://albaayaninstitute.org/index.php/alkalimantan/article/view/287

Similar Articles

1-10 of 20

You may also start an advanced similarity search for this article.