TRANSFORMASI DIGITAL DAN KINERJA UMKM: PERAN MEDIASI INKLUSI KEUANGAN DIGITAL DAN EFEK MODERASI LITERASI DIGITAL DI INDONESIA

Authors

  • Nurul Huda STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep Author

Keywords:

Transformasi Digital; Kinerja UMKM; Inklusi Keuangan Digital; Literasi Digital; Ekonomi Digital.

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara UMKM menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas terhadap akses pasar, informasi, layanan keuangan, serta berbagai sumber daya produktif. Namun, pemanfaatan teknologi digital belum secara otomatis mampu meningkatkan kinerja UMKM. Masih terdapat berbagai kendala, terutama berkaitan dengan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami, mengakses, dan memanfaatkan teknologi serta layanan keuangan digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital berkontribusi terhadap peningkatan kinerja UMKM, khususnya melalui pemanfaatan inklusi keuangan digital dan penguatan literasi digital pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usahanya. Data dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi kegiatan usaha, mempercepat transaksi, serta memperoleh akses terhadap layanan keuangan digital. Namun, keberhasilan pemanfaatan teknologi sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku UMKM dalam memahami dan menggunakan teknologi secara tepat. Inklusi keuangan digital menjadi salah satu aspek penting karena memberikan kemudahan dalam memperoleh layanan pembayaran, pembiayaan, dan pengelolaan keuangan usaha. Sementara itu, literasi digital berperan dalam membantu pelaku UMKM memahami manfaat, risiko, dan penggunaan teknologi digital secara lebih efektif dan aman. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, kemampuan literasi digital, serta dukungan ekosistem keuangan digital yang inklusif. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian ekonomi digital, khususnya mengenai hubungan antara transformasi digital, inklusi keuangan digital, literasi digital, dan kinerja UMKM. Secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah, lembaga keuangan, penyedia teknologi, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

 

References

Badan Pusat Statistik. (2026). Indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat meningkat: OJK, LPS, dan BPS umumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026. Badan Pusat Statistik.

Bank Indonesia. (2025). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Bank Indonesia. Bank Indonesia – QRIS

Bank Indonesia. (2025). QRIS Jelajah Indonesia 2025 dorong digitalisasi dengan wisata budaya. Bank Indonesia. Bank Indonesia – QRIS Jelajah Indonesia 2025

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Harunurrasyid, H., Gustriani, G., Mardalena, M., & Nida, R. (2024). The impact of digital transformation on financial inclusion: Evidence from MSMEs in Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 12(4), 343–356. https://doi.org/10.22437/ppd.v12i4.36399

Hidayat, A. R., Hardiyanto, F., Alifah, N., & Rosdiansjah, A. A. (2026). Digital financial inclusion and its effect on SME financial performance: Evidence from Indonesia. GEMA EKONOMI, 15(1), 58–70. https://doi.org/10.36418/gemaekonomi.v15i1.3232

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2025). Pemerintah dorong UMKM naik kelas, tingkatkan kontribusi terhadap ekspor Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications

Otoritas Jasa Keuangan, & Badan Pusat Statistik. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Otoritas Jasa Keuangan.

Sholihah, E., Nurhapsari, R., & Rohmania, A. S. (2023). The role of literacy and government support in improving MSME performance through digital financial services adoption and financial inclusion. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 27(3), 424–436. https://doi.org/10.26905/jkdp.v27i3.11147

Zahoor, N., Zopiatis, A., Adomako, S., & Lamprinakos, G. (2023). The micro-foundations of digitally transforming SMEs: How digital literacy and technology interact with managerial attributes. Journal of Business Research, 159, 113755. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2023.113755

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

TRANSFORMASI DIGITAL DAN KINERJA UMKM: PERAN MEDIASI INKLUSI KEUANGAN DIGITAL DAN EFEK MODERASI LITERASI DIGITAL DI INDONESIA. (2026). Az-Zaida: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(9), 77-90. https://albaayaninstitute.org/index.php/azzaida/article/view/926

Similar Articles

31-40 of 96

You may also start an advanced similarity search for this article.