DINAMIKA IJTIHAD HUKUM ISLAM DI ERA MODERN
Keywords:
Ijtihad , Hukum Islam, Maqashid al-Syari'ah, Studi Pustaka, Era Kontemporer.Abstract
Ijtihad merupakan instrumen penting dalam hukum Islam yang berfungsi menjawab berbagai persoalan hukum yang tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur’an dan Hadis. Sejak masa Rasulullah saw. hingga era kontemporer, ijtihad mengalami perkembangan metodologis yang dipengaruhi oleh dinamika sosial, ekonomi, politik, dan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ijtihad dari masa Nabi hingga era modern, mengidentifikasi pergeseran metodologi ijtihad antara periode klasik dan kontemporer, serta mengkaji urgensi ijtihad dalam menjaga relevansi hukum Islam di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan terhadap Al-Qur’an, Hadis, kitab-kitab usul fikih, buku ilmiah, serta artikel jurnal yang membahas konsep dan perkembangan ijtihad. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika ijtihad. Hasil kajian menunjukkan bahwa ijtihad mengalami transformasi dari penggunaan metode klasik seperti qiyas, ijma’, dan istihsan menuju pendekatan yang lebih kontekstual dengan mempertimbangkan maqashid al-syari’ah, kemaslahatan, serta realitas sosial masyarakat. Pendekatan tersebut memungkinkan hukum Islam merespons isu-isu kontemporer, seperti ekonomi digital, fintech syariah, cryptocurrency, teknologi medis, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup. Dengan demikian, ijtihad memiliki peran strategis dalam memastikan hukum Islam tetap adaptif, dinamis, dan relevan terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar syariat.
References
Anggraini, S. A., & Putera, R. P. (2025). Dinamika Ijtihad dalam Hukum Islam: Antara Klasik Dan Kontemporer Dalam Merespons Perubahan Sosial. Jurnal Retentum, 2(2), 598-606.
Komala, F., & Ridwan, M. (2022). Keindahan Hukum Islam. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 2(3), 140-146.
Wibowo, M. K. B. (2021). Ruang Lingkup Hukum Islam. Mamba'ul'Ulum, 118-124.
Khudri, M. (2003). Ushul al-Fiqhi (Bab al-Ijtihad wa al-Taqlid). Dar al-Hadits.
Permono, S. H. (2002). Dinamisasi hukum Islam dalam menjawab tantangan era globalisasi. Demak Press.
Zuhaily, W. (1986). Ushul al-fiqh al-Islami (Vol. 2). Dar al-Fikr.
Khallaf, A. W. (1997). Ilmu ushulul fiqh (M. Helmy, Trans.). Gema Risalah Press.
Hallaq, W. B. (2000). Sejarah teori hukum Islam: Pengantar untuk ushul fiqh madzhab Sunni (E. Kusnadiningrat & A. H. bin Wahid, Trans.). PT Grafindo Persada.
Mu'allim, A., & Yusdani. (1997). Ijtihad: Suatu kontroversi antara teori dan fungsi. Titian Ilahi Press.
Abu Zahrah, M. (1958). Ushul al-fiqh. Dar al-Fikr al-'Arabi.
Al-Dehlawi, S. W. (2014). Risalah 'uqad al-jid fi ahkam al-ijtihad wa al-taqlid. Dar al-Dhiya'.
Al-Khallaf, A. W. (1978). 'Ilmu ushul al-fiqh. Dar al-Qalam.
Sirry, M. A. (1996). Sejarah fiqh Islam: Sebuah pengantar. Risalah Gusti.
Al-Alwani, T. J. (2001). Source methodology in Islamic jurisprudence. UII Press.
Zuhri, M. (1996). Hukum Islam dalam lintasan sejarah. Raja Grafindo Persada.







