TEORI NASIKH DAN MANSUKH DALAM AL-QUR’AN KAJIAN ULUM AL-QUR’AN

Authors

  • Fatih Khoiru Mutsaqof Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author
  • Fikri Hidayat El Izzat Ma'had Aly Walindo Pekalongan Author

Keywords:

Naskh, Nāsikh dan Mansūkh, ‘Ulūmul Qur’ān, hukum Islam, tafsir Al-Qur’an.

Abstract

Konsep Naskh merupakan salah satu pembahasan penting dalam kajian ‘Ulūmul Qur’ān yang berkaitan dengan penghapusan atau penggantian suatu hukum syariat dengan hukum lain yang datang kemudian. Konsep ini muncul sebagai bagian dari dinamika turunnya wahyu Al-Qur’an yang berlangsung selama kurang lebih dua puluh tiga tahun, di mana penetapan hukum sering kali menyesuaikan dengan kondisi sosial dan perkembangan umat Islam pada masa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Naskh dalam Al-Qur’an secara komprehensif dengan menelaah definisi, dasar teoretis, syarat, klasifikasi, serta perkembangan teorinya dalam kajian ‘Ulūmul Qur’ān. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, yaitu melalui telaah terhadap literatur primer dan sekunder berupa kitab-kitab klasik ‘Ulūmul Qur’ān, buku akademik, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama klasik menerima keberadaan Naskh sebagai mekanisme dalam penetapan hukum syariat yang didasarkan pada beberapa ayat Al-Qur’an, seperti QS. Al-Baqarah: 106, QS. An-Nahl: 101, dan QS. Ar-Ra‘d: 39. Selain itu, para ulama juga menetapkan sejumlah syarat dan klasifikasi Naskh untuk memastikan penerapannya secara tepat dalam memahami ayat-ayat hukum. Di sisi lain, sebagian sarjana Muslim kontemporer cenderung membatasi penggunaan konsep Naskh dan lebih menekankan pendekatan harmonisasi makna antar ayat. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa konsep Naskh tidak hanya berkaitan dengan aspek historis turunnya wahyu, tetapi juga menyangkut metodologi penafsiran dan penetapan hukum dalam Islam. Oleh karena itu, kajian tentang Naskh tetap relevan dalam memahami dinamika hukum Al-Qur’an sekaligus menjaga keserasian makna ayat-ayatnya.

References

Abu ‘Abdillah Ibnu Hazm Al-Andalusy, An-Nāsikh Wa Al-Mansūkh Fī Al-Qur’ān Al-Karīm, (Riyādh: Dār Ibn Al-Qayyīm, 2008), Hal 27.

Abu ‘Abdillah Ibnu Hazm Al-Andalusy, An-Nāsikh Wa Al-Mansūkh Fī Al-Qur’ān Al-Karīm, (Riyādh: Dār Ibn Al-Qayyīm, 2008), Hal 30.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 85-88.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 60-64.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 108.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 109.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 110.

Abū Muhammad Makki Bin Abi Ṭālib Al-Qaisi, Al-Iḍāh Lināsikh Al-Qur’an Wa Al-Mansūkhihi Wa Ma’rifah Uṣūlihi Wa Ikhtilāf An-Nās Fīh, Jilid 1, (Jedah: Dar Al-Mannār, 1987), Hal 110.

Anggun Murniati., Ahmad Munir., Pemetaan Ayat-Ayat Nāsikh-Mansūkh (Studi Komparatif Dalam Kitab Al-Burhan Fi Ulumul Quran Dan Al-Itqān Fi Ulumul Quran), At-Tafsir: Journal Of Qur’anic Studies And Contextual Tafsir, Vol. 2., No. 1., Th. 2025, Hal. 28. Https://Scholar.Google.Com/Scholar?Hl=En&As_Sdt=0%2c5&Q=Devinisi+Naskh+Zarkashi++&Btng=

Anwar Soleh Pohan, Studi Komparatif Pandangan Ulama Klasik Dan Kontemporer Terhadap Pro-Kontra Konsep Nasikh-Mansukh Dalam Al-Qur’an, Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, Vol. 4., No., 2., Th. 2025., Hal. 318. Https://Doi.Org/10.61104/Alz.V4i2.4669

Imroatus Sholekah., Muhammad Shohib., Kontroversi Nasikh–Mansukh Dalam Tafsir Al-Qur’an: Urgensinya Terhadap Pola Keberagamaan Generasi Muslim Masa Kini, Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, Vol. 4., No., 2., Th. 2026, Hal. 2378-2379. Https://Doi.Org/10.61104/Alz.V4i2.4669

Irma Juliana Hasbullah, Zulfaniyatul Husna, Sohrah, Andi Miswar, Kupas Tuntas : Rahasia Dibalik Konsep Penghapusan Hukum Ayat Dalam Al-Qur’an, Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an, Vol. 5., No 2., Th. 2024., Hal. 240. Https://Jogoroto.Org/Index.Php/Hq

Jalāluddīn As-Suyūti, Al-Itqon Fī ‘Ulūm Al-Qur’an, Jilid 1, (Beirut: Dār Al-Kutub ‘Ilmiyyah, 2019), Hal. 339.

Jalāluddīn As-Suyūti, Al-Itqon Fī ‘Ulūm Al-Qur’an, Jilid 1, (Beirut: Dār Al-Kutub ‘Ilmiyyah, 2019), Hal. 339.

Jalāluddīn As-Suyūti, Al-Itqon Fī ‘Ulūm Al-Qur’an, Jilid 1, (Beirut: Dār Al-Kutub ‘Ilmiyyah, 2019), Hal. 340-345.

Karunia Hazyimara, Nasikh Dan Mansukh Dalam Al-Qur’an, Setyaki Jurnal Studi Keagamaan Islam, Vol. 1., No., 1, Th. 2023, Hal. 64. Https://D1wqtxts1xzle7.Cloudfront.Net/106429942/71-Libre.Pdf?1696905226=&Response-Content-Disposition=Inline%3b+Filename%3dnasikh_Dan_Mansukh_Dalam_Al_Qur_An.Pdf&Expires=1773044211&Signature=Ozvfafjhhpimxfigq1g~Bdb164l-3hra3lugxmmyj4io1dfotk~Pz8ejmkxw2u~Kvxctawxddkji6j2tmmjkotqf15kneceoyjybr-2poslrae1u4iegiojbn04nfxyio01t~Ayq0ue7c4r-Rcr1oxnkosedly9uglwmecatcnwverhf4jtqngl9-Z8zh7k1tpql9ugkubdhvqkx53rxgxza3hbyawow3z8zls3odqpsbikzf2mtowfcjsbhtdmajkkbu0dauyddexfy7-D6-Ybfqa1eirvg~Aexgp1sbwiptxxeowmxzwyqxprm~Yoc3w0slrux2utnoh086bw~Mg__&Key-Pair-Id=Apkajlohf5ggslrbv4za

Karunia Hazyimara, Nasikh Dan Mansukh Dalam Al-Qur’an, Setyaki Jurnal Studi Keagamaan Islam, Vol. 1., No., 1, Th. 2023, Hal. 68.

Muhammad Haris Abdul Hakim., Aminatur Rosidah., Diskurus Nāsikh-Mansūkh Dalam Perspektif Ulama Klasik Dan Kontemporer, Canonia Religia: Jurnal Studi Teks Agama Dan Social, Vol. 1., No. 2., Th. 2024, Hal. 254. Https://Doi.Org/10.30762/Cr.V1i2.2667

Muhammad Haris Abdul Hakim., Aminatur Rosidah., Diskurus Nāsikh-Mansūkh Dalam Perspektif Ulama Klasik Dan Kontemporer, Canonia Religia: Jurnal Studi Teks Agama Dan Social, Vol. 1., No. 2., Th. 2024, Hal. 253. Https://Doi.Org/10.30762/Cr.V1i2.2667

Oby Ara Afima., Alwizar, Kaedah Tafsir: Kaedah Nasakh Dan Mansukh, Al-Zayn: Jurnal Social & Hukum, Vol. 4., No. 1., Th. 2026, Hal. 1091-1092. Https://Ejournal.Yayasanpendidikandzurriyatulquran.Id/Index.Php/Alzayn/Article/View/3291/2134

Samsul Maarif., Nidhal., Asmullah., Metodologi Penetapan Nasikh Mansukh Dalam Studi Al-Qur’an: Kajian Analitis Terhadap Perbedaan Pendekatan Ulama, Kalamizu: Jurnal Sains, Sosial, Dan Studi Agama, Vol. 2., No. 1., Th. 2026. Hal. 233. Https://Hamfara.Com/Kalamizu/Article/View/137

Sibawaihi, Syaripah, Aulia Rahmawati, Abdurrahman, Dedi Siswanto, Akhmad Dasuki, Membedah Teori Nasikh Mansukh Dalam Al-Qur’an, At-Taklim : Jurnal Pendidikan Multidisiplin, Vol. 2., No. 11. Th. 2025, Hal. 556. Https://Journal.Hasbaedukasi.Co.Id/Index.Php/At-Taklim

Diakses Pada 10 Maret 2026, Dari Https://Quran.Nu.Or.Id/Al-Baqarah/106

Diakses Pada 10 Maret 2026, Dari Https://Quran.Nu.Or.Id/Al-Hajj/52

Diakses Pada 10 Maret 2026, Dari Https://Quran.Nu.Or.Id/An-Nahl/101

Diakses Pada 10 Maret 2026, Dari Https://Quran.Nu.Or.Id/Ar-Rad/39

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

TEORI NASIKH DAN MANSUKH DALAM AL-QUR’AN KAJIAN ULUM AL-QUR’AN. (2026). Al-Kalimantan : Jurnal Kajian Keislaman, 3(3), 307-319. https://albaayaninstitute.org/index.php/alkalimantan/article/view/611

Similar Articles

11-20 of 36

You may also start an advanced similarity search for this article.