TELAAH KONSEPTUAL NĀSIKH MANSŪKH DALAM AL-ITQĀN FĪ ‘ULŪM AL-QUR’ĀN KARYA AL-SUYŪṬĪ
Keywords:
nāsikh mansūkh, al-Suyūṭī, al-Itqān fī ‘ulūm al-Qur’ānAbstract
Dalam kajian ‘ulūm al-Qur’ān, konsep nāsikh mansūkh menempati posisi penting, khususnya dalam memahami ayat-ayat hukum. Meskipun telah banyak dikaji, pembahasan konsep ini umumnya masih menitikberatkan pada daftar ayat yang dianggap saling menghapus. Penelitian ini menghadirkan telaah konseptual Imām Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī tentang nāsikh mansūkh dalam kitab al-Itqān fī ‘ulūm al-Qur’ān dengan menekankan pendekatan dan sikap moderat yang ia terapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data utama diperoleh dari kitab al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān, sementara data pendukung diperoleh dari berbagai literatur ‘ulūm al-Qur’ān, tafsir, serta penelitian ilmiah yang relevan dengan tema kajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Suyūṭī mengakui keberadaan konsep nāsikh mansūkh, namun tetap membatasinya secara selektif. Ia menekankan bahwa nāsikh mansūkh hanya berlaku pada ayat-ayat yang berkaitan dengan perintah dan larangan, sementara ayat-ayat yang bersifat berita tidak termasuk dalam kategori tersebut. Pendekatan tersebut mencerminkan sifat moderat dalam penetapan hukum serta upayanya menjaga keutuhan pemahaman ayat-ayat al-Qur’ān. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan pendekatan metodologis al-Suyūṭī dalam memahami nāsikh mansūkh, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kerangka berpikir al-Suyūṭī dalam kajian ‘ulūm al-Qur’ān.
References
Ahmad, Abdul Rashid. “Al-Imam Jalal al-Din al-Suyūṭī (849H–911H).” Jurnal Usuluddin 9 (1999).
Aswindasari, Aliffia. “Transformasi Nāsikh-Mansūkh dalam Pandangan al-Suyūṭī: Respons terhadap Dinamika Sosial dan Kebutuhan Masyarakat.” Contemporary Quran 4, no. 2 (Juli–Desember 2024).
Hilmi, Andi Irfan. Analisis Argumentasi al-Suyūṭī terhadap Nāsikh wa Mansūkh dalam al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān. Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’ān dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.
Masrur, Imam. “Konsep Nāsikh Mansūkh Jalaluddin al-Suyuti dan Implikasi Metode Pengajarannya di Perguruan Tinggi.” Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam 16, no. 1 (2018).
Mutma’inah. “Dialektika ‘Ulūm al-Qur’ān di Masa Abbasiyah: Studi Pemikiran Abū ‘Ubaid al-Qāsim ibn Sallām.” Istighna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam 4, no. 1 (2021).
Munir, Anggun Murniati Ahmad. “Pemetaan Ayat-Ayat Nāsikh-Mansūkh (Studi Komparatif dalam Kitab Al-Burhān fī ‘Ulūm al-Qur’ān dan Al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān).” At-Tafasir: Journal of Qur’anic Studies and Contextual Tafsir 2, no. 1 (2025).
Nuha, Zulva Ulin. Penafsiran Jalaluddin al-Suyūṭī tentang Ayat Nāsikh dalam Tafsir al-Durr al-Manthūr fī Tafsīr bi al-Ma’thūr. Skripsi, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2024.
Nurmansyah, Ihsan. “Teori Nāsikh Mansūkh Richard Bell dan Implikasinya terhadap Diskursus Studi Al-Qur’ān.” Substantia 22, no. 1 (April 2020).
Pohan, Anwar Soleh. “Studi Komparatif Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer terhadap Pro-Kontra Konsep Nāsikh-Mansūkh dalam Al-Qur’ān.” Jurnal Keilmuan dan Keislaman 4, no. 2 (Juni 2025).
Qaṭṭān, Manna‘ al-. Mabāḥith fī ‘Ulūm al-Qur’ān. al-Qāhirah: Maktabah Wahbah, t.th.
Suyūṭī, Jalāl al-Dīn al-. al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2021.
“Potret Jalaluddin al-Suyuti sebagai Sejarawan.” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 16, no. 2 (2025).



