NASKH DALAM SUNNAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUKUM DAN TAFSIR AL-QUR’AN
Keywords:
Naskh, Sunnah, Tafsir Al-Qur’an, Hukum Islam, dan Ushul FikihAbstract
Penelitian ini mengkaji secara mendalam konsep naskh (abrogasi) dalam Sunnah dan implikasinya terhadap hukum Islam serta tafsir Al-Qur’an melalui pendekatan integrative review. Latar belakang penelitian berangkat dari kenyataan bahwa diskursus naskh selama ini lebih banyak terfokus pada relasi antar-ayat Al-Qur’an, sementara kajian tentang naskh dalam Sunnah—baik dalam bentuk Sunnah menasakh Ayat, Sunnah menasakh Sunnah, maupun Ayat menasakh Sunnah—belum mendapatkan perhatian proporsional. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep dan kategori naskh dalam Sunnah menurut ulama klasik dan kontemporer, menelaah relasinya dengan naskh Al-Qur’an, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap penetapan hukum dan metode tafsir. Data penelitian bersumber dari literatur klasik dan kontemporer dalam bidang Ushul Fikih, Ulumul Qur’an, serta studi hadis, dengan teknik analisis isi dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep naskh dalam Sunnah memiliki kerangka epistemologis yang kompleks, mencakup dimensi otoritas hadis, kronologi pewahyuan, dan fungsi Sunnah sebagai bayan dan penafsir ayat hukum. Secara metodologis, terjadi pergeseran paradigma dari pemaknaan tekstual menuju interpretasi maqāṣidī yang lebih kontekstual. Temuan ini berimplikasi signifikan terhadap pembaruan metodologi istinbāṭ hukum dan pendekatan hermeneutik dalam tafsir ayat-ayat hukum. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual penting dalam memperkuat integrasi antara teori naskh, otoritas Sunnah, dan pendekatan tafsir berbasis maqāṣid al-syarī‘ah dalam studi hukum Islam kontemporer.
References
Abdullah, M. (2021). The contextualization of naskh in contemporary Islamic law: A maqāṣid-based hermeneutic. Journal of Islamic Law Studies, 12(2), 155–176.
Ahmad, N., & Rahman, F. (2022). Reassessing nasikh wa mansukh in hadith: Hermeneutical challenges and juridical implications. Islamic Research Journal, 8(1), 34–49.
Ali, S. (2020). Abrogation and reinterpretation in the Qur'an: Revisiting classical theories of naskh. Journal of Qur'anic Studies, 22(3), 201–223.
Al-Khalidi, R. (2021). The evolution of abrogation (naskh) in hadith and its epistemological foundations. Arab Journal of Islamic Studies, 14(4), 278–299.
Al-Qudsi, H. (2023). Integrating maqāṣid al-sharī‘ah in hadith interpretation: A methodological synthesis. Journal of Islamic Thought and Civilization, 13(1), 87–104.
Bakar, A. (2022). Hermeneutics of naskh in modern Islamic legal theory: Between textuality and rationality. Contemporary Islamic Legal Studies Review, 10(2), 65–83.
Fauzi, M., & Ridwan, A. (2020). Revisiting the theory of abrogation in hadith: A methodological analysis. International Journal of Hadith and Islamic Studies, 7(2), 55–71.
Hassan, Z. (2023). Maqāṣid and abrogation: Toward a balanced approach in Qur’anic interpretation. Al-Bayan: Journal of Qur’anic and Hadith Studies, 21(2), 112–135.
Ibrahim, K., & Saleh, M. (2019). Contemporary discourse on naskh and its role in Islamic jurisprudence. Journal of Islamic Studies and Research, 9(3), 144–162.
Mahmood, T. (2021). Recontextualizing naskh: A historical and methodological inquiry. Journal of Islamic Hermeneutics, 15(1), 51–72.
Nasrullah, H. (2022). The application of naskh in modern Islamic jurisprudence: Issues and perspectives. Journal of Sharia and Law Reform, 18(2), 211–233.
Rahim, S., & Latif, N. (2020). Naskh and its epistemological implications in the development of fiqh. Journal of Islamic Studies Review, 6(1), 89–107.
Rashid, Y. (2023). The dynamics of abrogation in Islamic jurisprudence: Bridging classical and modern understandings. Islamic Studies Today, 12(1), 22–46.
Saeed, A. (2021). Naskh in the Sunnah: Continuity, reform, and transformation. Asian Journal of Islamic Studies, 9(4), 99–120.
Saleem, F., & Hamzah, R. (2023). Synthesizing hermeneutics and maqāṣid in the study of naskh: An integrative framework. Journal of Islamic and Religious Studies, 14(3), 177–196.
Siddiqi, M. (2020). Revisiting abrogation (naskh) in the Qur’an: Towards a maqāṣidic hermeneutic. Qur’anic Studies Review, 11(2), 133–152.
Tahir, L. (2023). Methodological reflections on nasikh wa mansukh: A comparative analysis of classical and modern approaches. Islamic Studies Quarterly, 17(1), 63–82.
Usman, F. (2021). Deconstructing naskh in hadith: A critical review of interpretive methodologies. International Journal of Islamic Thought, 19(1), 45–59.
Yusuf, A., & Karim, H. (2022). Reassessing the concept of abrogation in Islamic jurisprudence: Between theory and praxis. Journal of Islamic Juridical Studies, 16(3), 241–261.







