FROM AI-ASSISTED LEARNING TO AI-ENABLED GOVERNANCE : Model Performance Governance Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Mutu Layanan Akademik di FTIK UIN Datokarama Palu

Authors

  • Sjakir Lobud Universitas Islam Negeri Datokarama Palu Author
  • Suharnis Universitas Islam Negeri Datokarama Palu Author

Keywords:

Artificial Intelligence, AI-Enabled Governance, Performance Governance, Learning Analytics, Mutu Layanan Akademik, FTIK, Perguruan Tinggi Islam.

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara fundamental. AI tidak lagi hanya diposisikan sebagai teknologi bantu untuk menghasilkan materi pembelajaran, merangkum bahan ajar, menerjemahkan teks, atau membantu mahasiswa menyelesaikan tugas, tetapi mulai memengaruhi cara perguruan tinggi merencanakan, melaksanakan, memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja pembelajaran. Persoalannya, pemanfaatan AI dalam pendidikan tinggi sering kali masih berada pada level AI-assisted learning, yaitu AI dipergunakan sebagai alat bantu individual oleh dosen dan mahasiswa, sementara dimensi tata kelola kelembagaan, akuntabilitas, etika, pengendalian mutu, dan pengambilan keputusan berbasis data belum mendapatkan perhatian yang memadai. Artikel ini menawarkan gagasan transformasi dari AI-assisted learning menuju AI-enabled governance melalui model Performance Governance Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama Palu. Model ini dibangun melalui integrasi teori Performance Management Armstrong, konsep New Public Governance, Digital Governance, Learning Analytics, Human-Centered AI, serta prinsip etika dan kompetensi AI dalam pendidikan. Argumentasi utama artikel ini adalah bahwa AI baru memberikan nilai strategis bagi perguruan tinggi apabila penggunaannya diintegrasikan dengan siklus tata kelola kinerja yang meliputi perencanaan, kesepakatan kinerja, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan. Dalam konteks FTIK sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam, model tersebut diperkuat dengan nilai niyyah, amanah, itqan, muraqabah, muhasabah, dan islah. Dengan demikian, AI tidak ditempatkan sebagai pengganti dosen, melainkan sebagai intelligence infrastructure yang memperkuat kapasitas manusia dalam menghasilkan pembelajaran yang adaptif, transparan, akuntabel, personal, dan berorientasi pada mutu layanan akademik. Model yang ditawarkan diharapkan dapat menjadi kerangka konseptual bagi transformasi digital FTIK dan pengembangan Islamic Performance Governance dalam menghadapi era kecerdasan artifisial.

References

Aguinis, H. (2019). Performance Management. Chicago: Chicago Business Press.

Armstrong, M. (2021). Armstrong's Handbook of Performance Management: An Evidence-Based Guide to Delivering High Performance. London: Kogan Page.

Bacal, R. (1999). Performance Management. New York: McGraw-Hill.

Barnard, C. I. (1938). The Functions of the Executive. Cambridge: Harvard University Press.

Bovaird, T., & Löffler, E. (2009). Public Management and Governance. London: Routledge.

Bryson, J. M. (2018). Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations. Hoboken: Wiley.

Castells, M. (2010). The Rise of the Network Society. Oxford: Wiley-Blackwell.

Chan, C. K. Y. (2023). A Comprehensive AI Policy Education Framework for University Teaching and Learning.

Dunleavy, P., Margetts, H., Bastow, S., & Tinkler, J. (2006). New public management is dead—Long live digital-era governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 16(3), 467–494.

Freeman, R. E. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Boston: Pitman.

Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3–19.

Kettl, D. F. (2002). The Transformation of Governance: Public Administration for Twenty-First Century America. Baltimore: Johns Hopkins University Press.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

McDonald, N., Johri, A., Ali, A., & Hingle, A. (2024). Generative artificial intelligence in higher education: Evidence from an analysis of institutional policies and guidelines.

Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4).

Moore, M. H. (1995). Creating Public Value: Strategic Management in Government. Cambridge: Harvard University Press.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

UNESCO. (2023). Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO.

UNESCO. (2024). AI Competency Framework for Teachers. Paris: UNESCO.

Wibowo. (2016). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.

Wu, C., Zhang, H., & Carroll, J. M. (2024). AI Governance in Higher Education: Case Studies of Guidance at Big Ten Universities.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

FROM AI-ASSISTED LEARNING TO AI-ENABLED GOVERNANCE : Model Performance Governance Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Mutu Layanan Akademik di FTIK UIN Datokarama Palu. (2026). Az-Zaida: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(8), 33-59. https://albaayaninstitute.org/index.php/azzaida/article/view/895

Similar Articles

41-50 of 168

You may also start an advanced similarity search for this article.